Yang
saya rasakan ketika awal masuk kuliah, banyak hal baru yang terjadi dan menjadikan sebagai
pengalaman yang baru dan sebagai pembelajaran.
Walaupun saya masih semester 1 menginjak ke semester 2, menurut saya kuliah itu
menyenangkan, bawa asyik aja dan enjoy it. Walaupun tugas banyak, dan serba
persentasi, namun hal tersebut jika dipikirkan kembali itu sebagai kepentingan
bagi kita sendiri juga dan sebagai latihan untuk pembelajaran agar ketika sudah
lepas kuliah atau wisuda, saat bekerja kita sudah siap, dalam bentuk softskill,
dan hardskill apapun itu. Kuliah itu bukan hanya sekedar kuliah, mungkin saat
pertama masuk kuliah yang dipikirkan adalah seperti yang berada didalam
film-film, namun dalam kenyataannnya tidak seindah itu guys. Kuliah itu tidak
sebebas yang seperti di film, yang bolos ataupun malah memilih main. Tapi dalam
kenyataannya kuliah itu tidak sebebas itu, masih ada dalam beberapa aturan
juga. Perlu diingatkan, jika kuliah jangan berpikir sesekali untuk bolos terus
menerus, karena itu juga menentukan bisa atau tidaknya mengikuti ujian. Sayang
juga, sudah bayar kuliah mahal-mahal tapi tidak masuk kuliah. Apalagi yang
membiayai kuliah tersebut adalah orang tuanya yang mengharapkan anaknya menjadi
manusia yang berguna dan sukses. Kecuali sakit (harus ada keterangan dokter)
ataupun izin dengan menggunakan surat sih tak apa.
Kuliah itu jangan hanya mengejar IPK
semata saja, namun usahakan untuk aktif dalam kelas juga maupun organisasi atau
ukm lainnya yang sudah tersedia di kampus. Bahkan ada juga organisasi yang dari luar
kampus, tapi biasanya juga sudah ada koneksi didalam kampus itu sendiri. Hal
ini menguntungkan bagi kita juga jika mengikutinya sehingga kita mendapatkan
koneksi dari mana-mana ataupun relasi yang begitu banyak dari luar kampus. Aktif dan membentuk
softskill dalam diri itulah yang terpenting. Namun ditengah kesibukan dengan
jadwal kuliah yang padat dan mengikuti berbagai kegiatan ukm ataupun organisasi
semacamnya, kita harus dituntut untuk memanajemen waktu sebaik mungkin. Dan
harus seimbang antara akademik dan organisasi. Kedua tersebut saling
melengkapi, disamping ia aktif namun berprestasi juga, wihh mantap kan tuh ya.
Kemudian untuk ketika kerja, apa yang
ditanya terlebih dahulu ketika melamar pekerjaan? biasanya yang dilihat bukan dari
IPK namun kemampuan apa saja yang dimiliki dan didapat selama menginjak bangku
kuliah tersebut, biasanya dalam dunia kerja yang dibutuhkan adalah softskillnya
dan hardskillnya. Apa sih itu Softskill? Softskill adalah suatu kemampuan,
bakat, atau keterampilan yang ada didalam diri manusia, yang dilakukan dengan
cara non teknis atau tidak kelihatan wujudnya. Dalam artian sikap atau
kebiasaan dalam beinteraksi dengan orang lain dan keterampilan dalam mengatur
dirinya sendiri. Softskill ini bisa dilihat dan diukur saat ia berorganisasi,
bagaimana ia mengembangkan kinerjanya secara maksimal. Sedangkan Hardskill itu
keahlian yang dapat terlihat oleh kita contohnya seperti ahli dalam bidang
keuangan ataupun teknologi (komputer) dll.
Manfaatkanlah organisasi/ukm ketika masa
kuliah, jangan bermalas-malasan. Dan jangan sampai menjadi mahasiswa kupu-kupu
(kuliah pulang kuliah pulang). Sebenarnya Organisasi itu tidak memberikan
manfaat buat kita, tapi kita sendiri yang mencari manfaat itu sendiri dari
Organisasi tersebut. Maka beruntunglah bagi yang mengikuti organisasi apapun
itu, karena masih ada keinginan untuk berubah. Masa sih udah kuliah dari
SMA./SMK gitu-gitu aja? buatlah perubahan walaupun sebenarnya keluar dari zona
nyaman
Memang tak mudah ketika didalam proses
tersebut kita harus dituntut apalagi untuk berbicara didepan semua orang
banyak. Kendalanya ada saja, yaitu guguplah, bingung mau ngomong apa tidak ada
kata-kata yang keluar dari pikiran dll. Semuanya balik lagi, kita harus percaya
bahwa setiap manusia memiliki kelebihannya masing-masing dan percaya pasti bisa
melakukannya. Bisa karena terbiasa. Biasakan saja, karena kita masih proses. Walaupun
merasakan tidak nyaman, tapi dengan berjalannya waktu, tanpa kita sadari bahwa
kita sudah terlatih untuk berbicara didepan semua orang banyak, melalui
organisasi itulah kita mencari manfaatnya dan sebagai wadah kita dalam belajar
dan membentuk softskill dalam diri kita sendiri. Terbentur, terbentur dan terbentuk.
Kita
harus berpikir terlebih dahulu, mimpi kita untuk kuliah dan tujuan kita kuliah
itu apa? Cita-cita dan mimpi dapat menjadi dorongan awal kita untuk langkah
menjadi maju, dengan tekad yang kuat dan selalu berdoa kepada Allah. Kuliah itu
asyik. Walaupun banyak yang bilang saat semester-semester akhir memang
digencar-gencarkannya tugas yang lebih mantap atau saat KKN membuat laporan,
skripsi dll. Ya namanya juga kuliah, harus menanggung resiko menjadi sibuk dalam hal apapun. Entah itu dari segi pikiran,tenaga, sehingga jika tidurpun begadang untuk mengerjakan tugas atau bahkan kelelahan dan semacamnya. Mindsetnya yang harus kita ubah, harus tetap semangat untuk demi masa
depan yang lebih cerah. Karena hal tersebut juga demi kebaikan diri kita sendiri dan suatu hari nanti untuk melahirkan generasi
bangsa yang lebih cerdas butuh orangtua yang berpendidikan tinggi dan cerdas
juga bukan?
Untuk masalah biaya, terkadang memang menjadi
faktor utama yang menjadi kendala banyak orang sehingga tidak melanjutkan
kembali pendidikannya dan memilih untuk bekerja. Padahal jika kita benar-benar
niat dan memiliki kemauan yang keras, kuliah sambil kerja pun bisa. Dengan
membayar biaya kuliah dengan hasil gaji yang didapat sendiri ketika kerja.
Banyak juga ko yang seperti itu, ketika kuliah sambil kerja untuk mendapatkan
penghasilan dan meringankan beban kedua orang tuanya. Biasanya yang kuliah dan
sambil kerja kebanyakan mengambil kelas karyawan. Pagi/siangnya kerja, dan
malamnya kuliah. Tapi ada juga yang mengikuti kelas reguler sambil kerja,
misalkan kerja yang tidak terikat dengan aturan, contohnya berbisnis ataupun
menyempatkan waktu dihari libur kuliah untuk bekerja paruh waktu. Di kuliah
juga terdapat banyak beasiswa untuk bagi para mahasiswanya yang berprestasi, maka
manfaatkanlah kesempatan tersebut disamping kondisi ekonomi yang kurang, kita
harus berusaha caranya dengan menjadi mahasiswa yang berprestasi.
Walaupun kuliah tidak menjaminkanmu
sukses, walaupun nama almamater kampus tidak menjaminkanmu sukses, tapi disana
kita mendapatkan ilmu pengetahuan yang lebih luas dibandingkan yang kita dapat
disaat bangku sekolah, sehingga biasanya hardskill kita lebih terasah dan
berkembang. Dan balik lagi, kita dapat mencari manfaat dari organisasi yang
berada di kampus untuk membentuk softskill dalam diri. Kita mendapatkan relasi ataupun teman yang
banyak. Karena dizaman sekarang S1 pun dianggapnya minimal untuk riwayat
pendidikan di bangku kuliah. Disamping sekarang banyak yang pengangguran, dan
sulit untuk mendapatkan kerja maka kita bisa saja ketika ada teman yang sudah
sukses, kita mendapatkan koneksi untuk bekerja dari teman kita sendiri dan
mempermudah kita untuk mendapatkan pekerjaan. Karena kesuksesan itu sendiri
tergantung pada setiap masing-masing orang dalam usahanya untuk mencapai
targetnya dan tidak lupa untuk selalu berdoa kepada Allah. Tetap semangat untuk kuliah! Siapa tau ketemu jodoh juga. Tetap
semangat untuk sukses! We will shine :)
Komentar
Posting Komentar